Taurus
2 jam
Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

TAURUS: GADIS DENGAN TANDUK BINTANG*

TAURUS: GADIS DENGAN TANDUK BINTANG* gambar oleh Taurus
*Genre:* Fantasi Romantis --- *PROLOG* Di desa Lembah Mawar, setiap anak yang lahir di bawah rasi Taurus ditandai. Bukan tahi lalat, tapi sepasang tanduk kecil yang tumbuh saat umur 17 tahun. Orang-orang bilang itu kutukan. Padahal itu anugerah. *BAB 1 - TANDUK ITU TUMBUH* Namanya Aluna. 20 April, jam 2 pagi, dia berulang tahun ke-17. "Aluna, jangan keluar malam ini. Bulan sedang di Taurus," kata Ibunya cemas. Tapi Aluna keluar. Di tengah hutan, langit tiba-tiba penuh bintang membentuk banteng raksasa. Kepalanya sakit luar biasa. Dari dahinya, tumbuh dua tanduk cokelat keemasan yang dihiasi lumut dan bunga-bunga kecil yang bersinar. "Aku... monster?" bisiknya sambil menyentuh tanduknya. "BUKAN. Kamu Penjaga," sebuah suara berat menjawab. Seorang pria tinggi dengan jubah hijau tua muncul. Matanya tajam, tapi senyumnya hangat. Namanya adalah Bima, Taurus terakhir dari generasi sebelumnya. "Kamu adalah Taurus ke-100. Yang terakhir. Jika kamu mati, rasi Taurus akan hilang dari langit selamanya." *BAB 2 - SIFAT TAURUS YANG MENJADI KEKUATAN* Aluna benci sifatnya sendiri. Keras kepala, susah move on, cemburuan, dan terlalu sayang sama rasa nyaman. "Kenapa aku harus jadi penjaga? Aku cuma gadis desa yang suka tidur dan makan kue!" protes Aluna. Bima tertawa. "Justru itu kekuatan Taurus. Kamu tidak akan menyerah. Sekali kamu menginjak tanah, tanah itu akan mengingatmu. Sekali kamu mencintai seseorang, kamu akan menjaganya sampai mati. Sifat keras kepalamu itu yang membuat dunia ini tetap berdiri." Hari demi hari, Aluna belajar. Tanduknya bukan untuk menanduk, tapi untuk mendengar. Mendengar tangisan pohon, bisikan sungai, dan detak jantung bumi. Taurus adalah elemen tanah. Dia penyembuh. Saat desa dilanda kekeringan, Aluna menancapkan tanduknya ke tanah, dan dari tanah itu tumbuh bunga-bunga dan mata air baru. *BAB 3 - CINTA SEORANG TAURUS* Masalah datang saat Aluna jatuh cinta pada Langit, seorang pemuda berzodiak Aquarius. Aquarius itu bebas, suka terbang, suka pergi. "Kamu terlalu mengekang!" kata Langit suatu hari. "Aku butuh ruang!" Aluna menangis. Air matanya jatuh ke tanah dan menjadi batu kristal. Bima memeluknya, "Nak, Taurus dan Aquarius memang sulit. Kamu ingin memiliki, dia ingin bebas. Tapi cinta Taurus bukan penjara. Cinta Taurus adalah rumah. Jika dia ingin pergi, biarkan. Jika rumahmu nyaman, dia akan pulang sendiri." Dan benar. Setelah 3 bulan pergi berkelana, Langit kembali. Dia lelah. "Aku sudah keliling dunia. Tidak ada tempat senyaman pelukanmu," kata Langit. Aluna tersenyum. Tanduknya bersinar terang malam itu, membentuk rasi bintang Taurus yang baru di langit Lembah Mawar. *- BERSAMBUNG*
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

4 Komentar