Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.
PUTIH YANG MENJAGA
Di antara hijau yang pekat dan berisik, Kau berdiri, putih, tak banyak bicara, Bukan mawar yang minta dipetik, Bukan anggrek yang manja dipuja. Dua helai, seperti layar perahu, Mengembang pelan di taman kecil, Satu menengadah ke langit biru, Satu lagi menunduk, khusyuk dan kamil. Orang bilang kau pembawa damai, Padahal kau hanya diam dan tumbuh, Tapi dari diammu itu membuat terbuai, Aku belajar tenang dan selalu patuh. Tak perlu warna yang menyala, Untuk menjadi yang berarti, Kadang yang paling putih dan sederhana, Justru yang paling lama menemani.