Laporkan konten ini jika melanggar ketentuan, mengandung materi sensitif, atau hak cipta.

Kontrakan Tua Yang Bentuknya Agak Aneh Di Daerah Bali.

Seorang ibu memutuskan pindah dari Denpasar ke Negara bersama anak-anaknya karena urusan pekerjaan. Mereka menemukan satu-satunya rumah kontrakan yang kosong dengan harga cukup murah. Padahal, rumah itu sudah ditinggal kosong selama dua tahun meskipun bangunannya masih terlihat bagus. Warga sekitar sebenarnya menyimpan cerita kelam: rumah itu ditinggalkan karena dulu ada seorang anak kecil yang meninggal di sana. Namun, karena kondisi mendesak dan faktor ekonomi, keluarga ini tetap nekat menempati rumah tersebut. Secara tata letak, rumah ini punya lorong panjang berbentuk "L" yang mengarah langsung ke kamar mandi. Di halaman depannya, ada pohon palem yang melingkar, dan tergantung sebuah bola plastik berwarna merah di sana. Konon, bola itu milik anak kecil yang meninggal dunia dan sengaja dibiarkan tergantung selama dua tahun. Sejak hari pertama, suasana rumah terasa tidak beres. Sering terdengar sayup-sayup suara anak kecil tertawa dan menangis dari sudut-sudut ruangan Puncak ketegangan terjadi pada suatu malam, sekitar pukul 3 pagi. Sang kakak terbangun karena harus pergi ke kamar mandi. Untuk mencapai kamar mandi, ia harus menyusuri lorong "L" yang gelap dan mencekam sendirian. Saat berjalan melewati lorong tersebut, suasana mendadak jauh lebih dingin dari biasanya, dan ia mulai mendengar suara langkah kecil serta bisikan tepat di belakangnya. Ketika ia memberanikan diri menoleh ke arah halaman depan, bola plastik merah yang tergantung di pohon palem itu tampak berayun pelan meskipun tidak ada angin sama sekali malam itu
Advertisement Advertisement
Menu Post
Laporkan Konten
Bagikan Posting Ini
Ikuti Pengguna

Blokir Pengguna

Hapus Postingan

Apakah Anda yakin ingin menghapus postingan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.

1 Komentar